Kesalahan Umum dalam Menghitung Keuntungan Trading Forex, Hindari Kerugian Besar! - DASARFOREX

Kesalahan Umum dalam Menghitung Keuntungan Trading Forex, Hindari Kerugian Besar!

5/5 (1) Banyak orang yang tertarik untuk mencoba trading Forex untuk meraih keuntungan finansial. Namun, tidak semua orang berhasil meraih keuntungan dari trading Forex.

Kesalahan Menghitung Keuntungan Trading

Salah satu masalah yang sering ditemukan adalah kesalahan dalam menghitung keuntungan trading. Terkadang, trader tidak menyadari adanya biaya-biaya tersembunyi yang harus dipertimbangkan dalam perhitungan keuntungan. Akibatnya, trader bisa saja mengira telah meraih keuntungan yang signifikan, padahal kenyataannya keuntungan yang didapat jauh lebih kecil atau bahkan merugi.
Kesalahan Trader ForexOleh karena itu, penting bagi trader Forex untuk memahami faktor-faktor apa saja yang harus dipertimbangkan dalam menghitung keuntungan trading agar bisa membuat keputusan trading yang lebih bijak. Artikel ini akan membahas beberapa kesalahan umum dalam menghitung keuntungan Forex, sehingga dapat membantu trader menghindari kesalahan-kesalahan tersebut dan meningkatkan kemungkinan meraih keuntungan yang lebih besar dalam trading Forex.

1. Tidak menghitung spread

Spread adalah perbedaan antara harga jual dan beli pada pasangan mata uang. Setiap kali trader membuka posisi trading, trader harus membayar spread kepada broker. Spread biasanya dinyatakan dalam pips, yaitu satuan terkecil dalam pergerakan harga.
Pips adalah perubahan harga terkecil yang bisa terjadi pada pasangan mata uang. Misalnya, pada pasangan EUR/USD, satu pip sama dengan 0,0001 atau 1/100 dari harga.

Kesalahan yang sering dilakukan oleh trader adalah tidak menghitung spread dalam perhitungan keuntungan trading.

Misalnya, jika seorang trader membeli pasangan mata uang EUR/USD pada harga 1,2000 dan menjualnya pada harga 1,2050, trader mungkin akan mengira telah meraih keuntungan sebesar 50 pip.
Namun, jika spread yang dikenakan broker adalah 2 pip, maka sebenarnya keuntungan trader hanya sebesar 48 pip.

Hal ini terjadi karena saat trader membeli pasangan mata uang, trader harus membayar harga ask atau harga beli yang lebih tinggi dari harga bid atau harga jual. Sebaliknya, saat trader menjual pasangan mata uang, trader harus membayar harga bid yang lebih rendah dari harga ask.
Oleh karena itu, spread harus selalu dipertimbangkan dalam perhitungan keuntungan trading, terutama bagi trader yang sering melakukan transaksi dalam jumlah besar atau frekuensi tinggi. Semakin besar spread yang dikenakan, semakin besar pula biaya transaksi yang harus ditanggung trader, sehingga keuntungan yang didapat bisa berkurang.

2. Tidak memperhitungkan biaya komisi

Selain spread, biaya komisi juga bisa menjadi faktor penting dalam perhitungan keuntungan trading Forex. Beberapa broker Forex mengenakan biaya komisi atas setiap transaksi yang dilakukan oleh trader. Biaya ini biasanya dinyatakan dalam satuan lot, yaitu satuan ukuran transaksi pada Forex.

Kesalahan yang sering dilakukan oleh trader adalah tidak memperhitungkan biaya komisi dalam perhitungan keuntungan trading.

Misalnya, jika seorang trader membeli pasangan mata uang EUR/USD sebanyak 1 lot pada harga 1,2000 dan menjualnya pada harga 1,2050, trader mungkin akan mengira telah meraih keuntungan sebesar 50 pip atau sekitar $500 (jika 1 pip = $10). Namun, jika broker mengenakan biaya komisi sebesar $5 per lot, maka sebenarnya keuntungan trader hanya sebesar $495.

Oleh karena itu, trader harus selalu memperhitungkan biaya komisi dalam perhitungan keuntungan trading. Biaya komisi bisa berbeda-beda antara broker satu dengan lainnya, tergantung dari kebijakan masing-masing broker.
Beberapa broker mungkin mengenakan biaya komisi yang lebih rendah, tetapi menetapkan spread yang lebih tinggi. Sebaliknya, ada pula broker yang tidak mengenakan biaya komisi, tetapi menetapkan spread yang lebih rendah. Oleh karena itu, trader harus mempertimbangkan baik spread maupun biaya komisi dalam memilih broker Forex yang terbaik untuk mereka.

Baca Juga:  Strategi Trading Volatilitas Minyak Mentah

3. Menggunakan nilai tukar yang salah

Nilai tukar atau exchange rate adalah harga mata uang satu negara jika diukur dalam mata uang negara lain. Nilai tukar pasangan mata uang bisa berubah-ubah setiap saat, tergantung dari permintaan dan penawaran di pasar Forex.

Kesalahan yang sering dilakukan oleh trader adalah menggunakan nilai tukar yang salah dalam perhitungan keuntungan trading.

Misalnya, seorang trader membeli pasangan mata uang EUR/USD pada harga 1,2000 dan menjualnya pada harga 1,2050. Namun, jika trader menggunakan nilai tukar yang salah, maka perhitungan keuntungan yang didapat bisa tidak akurat. Nilai tukar yang digunakan harus sesuai dengan nilai tukar pada saat transaksi dilakukan.

Selain itu, trader juga harus memperhatikan spread pada nilai tukar. Spread biasanya dinyatakan dalam pips, yaitu satuan terkecil dalam pergerakan harga. Pips adalah perubahan harga terkecil yang bisa terjadi pada pasangan mata uang pada setiap broker. Misalnya, pada pasangan EUR/USD, satu pip sama dengan 0,0001 atau 1/100 dari harga. Ketika menggunakan nilai tukar, trader harus mempertimbangkan spread yang dikenakan oleh broker.

Oleh karena itu, trader harus selalu memperhatikan nilai tukar yang digunakan dalam perhitungan keuntungan trading dan memperhitungkan spread yang dikenakan oleh broker. Sebagai seorang trader, Anda bisa memantau pergerakan nilai tukar pada platform trading yang disediakan oleh broker Forex. Hal ini akan membantu Anda menghindari kesalahan dalam menggunakan nilai tukar yang salah dan membuat perhitungan keuntungan trading yang lebih akurat.

4. Tidak memperhitungkan swap

Swap adalah biaya yang dikenakan jika seorang trader mempertahankan posisi trading terbuka pada hari berikutnya. Biaya swap bisa positif atau negatif, tergantung pada suku bunga dari masing-masing mata uang pada pasangan yang diperdagangkan.
Jika suku bunga mata uang yang dibeli lebih tinggi daripada suku bunga mata uang yang dijual, maka trader akan menerima biaya swap positif. Sebaliknya, jika suku bunga mata uang yang dibeli lebih rendah daripada suku bunga mata uang yang dijual, maka trader akan dikenakan biaya swap negatif.

Baca Juga:  3 Faktor Utama yang Perlu Dipertimbangkan untuk Trading Forex Harian

Kesalahan yang sering dilakukan oleh trader adalah tidak memperhitungkan swap dalam perhitungan keuntungan trading. Trader yang mempertahankan posisi terbuka pada hari berikutnya harus membayar atau menerima biaya swap sesuai dengan perhitungan yang ditetapkan oleh broker. Biaya swap harus dipertimbangkan dalam perhitungan keuntungan trading.

Sebagai contoh, jika seorang trader membeli pasangan mata uang AUD/JPY dan mempertahankan posisinya terbuka selama 1 minggu, dan suku bunga AUD adalah 2% per tahun sedangkan suku bunga JPY adalah 0,5% per tahun, maka trader akan menerima biaya swap positif.
Namun, jika seorang trader menjual pasangan mata uang USD/JPY dan mempertahankan posisinya terbuka selama 1 minggu, dan suku bunga USD adalah 0,25% per tahun sedangkan suku bunga JPY adalah 0,5% per tahun, maka trader akan dikenakan biaya swap negatif.

Oleh karena itu, trader harus memperhitungkan swap dalam perhitungan keuntungan trading, terutama bagi trader yang mempertahankan posisi trading terbuka untuk jangka waktu yang lebih lama. Hal ini akan membantu trader memperoleh perhitungan keuntungan trading yang lebih akurat dan dapat membantu menghindari kerugian yang tidak diinginkan.

5. Tidak memperhitungkan leverage

Dengan leverage, trader dapat mengendalikan posisi trading yang lebih besar daripada modal yang dimiliki. Misalnya, jika seorang trader memiliki modal sebesar $1.000 dan memilih leverage sebesar 1:100, maka trader bisa membuka posisi trading hingga $100.000.
Perhitungan trader forexNamun, leverage juga dapat meningkatkan risiko kerugian. Jika trader salah dalam memprediksi pergerakan harga, maka kerugian yang didapat akan semakin besar sesuai dengan besarnya leverage yang digunakan. Oleh karena itu, trader harus mempertimbangkan dengan hati-hati besarnya leverage yang akan digunakan dalam trading.

Kesalahan yang sering dilakukan oleh trader adalah tidak memperhitungkan leverage dalam perhitungan keuntungan trading.

Sebagai contoh, jika seorang trader membuka posisi trading sebesar $10.000 dengan leverage 1:100 dan mendapatkan keuntungan sebesar 50 pip atau sekitar $500, maka trader mungkin akan mengira bahwa keuntungan yang didapat sebesar 50%. Namun, sebenarnya keuntungan yang didapat hanya sebesar 5%, karena trader hanya menginvestasikan modal sebesar $100.

Oleh karena itu, trader harus selalu mempertimbangkan besarnya leverage dalam perhitungan keuntungan trading. Semakin besar leverage yang digunakan, semakin besar pula risiko kerugian yang harus dihadapi. Sebagai trader, Anda harus memilih leverage yang sesuai dengan kemampuan dan toleransi risiko Anda. Pastikan Anda telah mempertimbangkan dengan cermat risiko dan potensi keuntungan sebelum memutuskan untuk menggunakan leverage dalam trading Forex.

6. Tidak memperhitungkan perubahan margin

Margin adalah jumlah uang yang dibutuhkan oleh broker untuk membuka posisi trading. Besarnya margin tergantung pada leverage yang digunakan oleh trader dan ukuran posisi trading yang dibuka. Margin harus disimpan di akun trading sebagai jaminan agar trader dapat membuka posisi trading. Jika modal trader tidak mencukupi untuk menutupi margin yang dibutuhkan, maka broker akan menutup posisi trading secara otomatis.

Baca Juga:  Memulai Dengan Modal Kecil untuk Profit Besar Dalam Forex dengan Leverage

Kesalahan yang sering dilakukan oleh trader adalah tidak memperhitungkan perubahan margin dalam perhitungan keuntungan trading. Jika broker menaikkan margin yang dibutuhkan untuk membuka posisi trading, maka trader harus menambah dana di akun trading untuk menutupi kekurangan margin tersebut.
Jika trader tidak menambah dana, maka broker akan menutup posisi trading secara otomatis. Hal ini dapat mengakibatkan kerugian yang tidak diinginkan.

Sebagai contoh, jika seorang trader membuka posisi trading sebesar $10.000 dengan leverage 1:100 dan margin yang dibutuhkan sebesar $100, maka trader harus menambah dana sebesar $100 jika broker menaikkan margin yang dibutuhkan menjadi $150. Jika trader tidak menambah dana, maka broker akan menutup posisi trading secara otomatis.

Oleh karena itu, trader harus selalu memperhitungkan perubahan margin dalam perhitungan keuntungan trading. Trader harus memastikan bahwa margin yang dibutuhkan oleh broker sudah tercukupi agar posisi trading tidak ditutup secara otomatis oleh broker. Sebagai trader, Anda juga harus selalu memonitor margin yang digunakan dan memastikan bahwa dana yang tersedia di akun trading mencukupi untuk membuka dan mempertahankan posisi trading.

Kesimpulan

Dalam trading Forex, terdapat beberapa kesalahan umum dalam perhitungan keuntungan trading yang harus dihindari oleh para trader. Kesalahan tersebut antara lain tidak menghitung spread, tidak memperhitungkan biaya komisi, menggunakan nilai tukar yang salah, tidak memperhitungkan swap, tidak memperhitungkan leverage, dan tidak memperhitungkan perubahan margin. Kesalahan-kesalahan ini dapat menyebabkan trader merugi atau merasa telah meraih keuntungan yang sebenarnya tidak akurat.

Untuk menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, trader harus selalu memperhitungkan dengan cermat faktor-faktor yang mempengaruhi perhitungan keuntungan trading. Hal ini meliputi mempertimbangkan spread, biaya komisi, nilai tukar yang digunakan, swap, leverage, dan perubahan margin. Trader harus memastikan bahwa mereka telah memahami setiap faktor yang mempengaruhi keuntungan trading dan selalu memantau perkembangan pasar secara real-time.

Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, trader dapat membuat keputusan trading yang lebih bijak dan meningkatkan kemungkinan meraih keuntungan yang lebih besar dalam trading Forex. Namun, trader juga harus memperhitungkan risiko yang terkait dengan trading Forex dan selalu memperhatikan manajemen risiko dalam setiap posisi trading yang dibuka.

Kategori: Strategi Forex

Author:

Penulis yang berfokus pada topik perdagangan forex dan keuangan. Sebagai seorang penulis yang berpengalaman yang telah menulis banyak artikel dan buku tentang perdagangan forex, analisis pasar keuangan, dan topik terkait keuangan lainnya seperti analisa fundamental dan teknikal, psikologi trading, trading plan dan money management. Dengan menguasai bidang-bidang tersebut, penulis mampu memberikan informasi yang berkualitas dan bermanfaat bagi pembaca yang ingin meningkatkan kemampuan trading mereka.

Dapatkan Update BELAJAR FOREX melalui Email:

Dasarforex Reader

One thought on “Kesalahan Umum dalam Menghitung Keuntungan Trading Forex, Hindari Kerugian Besar!”

  1. […] Baca Juga: Kesalahan Umum dalam Menghitung Keuntungan Trading Forex, Hindari Kerugian Besar! […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anda dapat juga diskusi dan sharing di Forum Trader Forex Indonesia

Kesulitan mengakses DasarForex?

Silakan buka lewat DASARFOREX.CLUB

X